Cara Cepat Memahami,Mengingat Dan Menghafal Pelajaran

1. Membaca 
Membaca adalah kunci belajar agar anda mengerti. Bacalah materi baru 2 kali dalam satu hari, yakni sebelum saat serta setelah materi itu diterangkan. Otak yang telah memproses materi itu sejumlah 3 kali akan tersimpan cukup lama di otak anda.

2. Mengertinya 
Belajar yang benar itu bukan hanya sebatas menghapal, namun mesti mengertinya. Anda bisa saja menghafal 100% semua detil pelajaran, namun yang lebih utama yaitu apakah anda mengerti semua semua materi yang di hafal itu? Supaya yang dipelajari itu tak cepat dilupakan, alangkah sebaiknya untuk mengerti dahulu garis besar materi pelajaran sebelum saat anda menghafal.

3. Mencatat beberapa hal penting 
Anda mesti mengambil intisari atau rangkuman dari tiap-tiap pelajaran yang telah di baca lagi. Kalimat kunci tersebut yang kelak bermanfaat waktu ujian kelak lantaran anda telah mengingatnya. Dengan mencatat beberapa hal utama itu, beberapa besar bakal anda ingat.

4. Menghafalkan kalimat kunci 
Kadang-kadang, anda diharuskan menghafal materi yang demikian banyak. Tetapi ada cara untuk menyiasatinya yakni denga bikin keyword. Buat kalimat kunci dari tiap-tiap hafalan supaya gampang diingat pada waktu otak anda memanggilnya. Umpamanya, keyword untuk nama warna pelangi yaitu ‘Mejikuhibiniu’, yang berarti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, serta ungu.

5. Tentukan saat belajar yang tepat 
Belajar yang paling enak yaitu pada waktu tubuh anda tetap fresh. Saat belajar yang dikerjakan tiap-tiap orang itu berlainan. Namun umumnya, pagi hari adalah saat yang pas untuk berkonsentrasi penuh. Anda dapat memakai saat ini untuk memproses materi-materi baru. Sisa-sisa daya dapat dipakai untuk mengulang pelajaran serta kerjakan pekerjaan rumah.

6. Bangun situasi belajar yang nyaman 
Beberapa hal yang dapat bikin situasi belajar anda nyaman, Satu diantara cara yang dapat anda kerjakan yakni menentukan area yang
sunyi supaya dapat berkonsentrasi. Tetapi ada juga orang yang belajar sembari dengarkan musik kesukaannya. Beragam cara itu dapat anda kerjakan seandainya dapat bikin nyaman serta terus berkonsentrasi.

7. Membuat grup belajar 
Bila jemu belajar sendiri, maka anda dapat membuat grup belajar. Buat grup belajar yang beranggotakan 5 orang. Lalu, tiap-tiap orang dengan cara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya pada semua anggota yang lain. Situasi belajar seperti ini pastinya bakal jadi nyaman serta seru.

8. Melatih kemampuan 
Pada tiap-tiap akhir bab pelajaran, umumnya senantiasa diberikan soal-soal latihan. Tiada butuh menanti perintah dari guru, anda dapat segera menjawab semua pertanyaan itu serta periksa sejauh mana kekuatan yang anda punyai. Bila ada yang kurang terang tentang pertanyaannya, maka anda dapat ajukan pertanyaan pada guru.

9. Meningkatkan materi yang telah dipelajari 
Bila anda telah mengulang materi serta menjawab masalah, maka janganlah segera tutup buku. Anda dapat bikin pertanyaan yang belum diikutkan dalam masalah latihan serta mintalah pertolongan guru untuk menjawabnya. Bila belum terasa senang, maka anda dapat mencari jawabannya dari buku atau internet. Cara ini dapat dikerjakan supaya anda senantiasa memikirkan ke depan serta gawat.

10. Beristirahat 
Belajar boleh-boleh saja namun jangan sempat lupa juga sediakan saat untuk beristirahat. Sesudah 30-45 menit belajar dirumah, anda mesti selekasnya beristirahat untuk melemaskan tubuh serta pikiran. Janganlah memaksakan belajar bila pikiran tengah jemu lantaran cuma menghabiskan waktu anda saja.

Sebagai tambahan selain itu jangan lupa hal yang bisa cepat menghafal pelajaran  diantaranya :

Cermati waktu 
Saat dalam menghafal serta memahmi suatu materi pasti benar-benar bebeda. Carilah saat senggang dengan keadaan yang tenang. Tetapi ini pasti menurut rutinitas, ada yang lebih sukai menghafal saat mendengar musik tetapi banyak juga yang lebih mencari situasi hening serta tenang.

Janganlah Malas 
Bila guru adik-adik telah berikan materi pagi harinya maka cepatlah baca malam harinya sebelum saat adik tidur. Lantaran otak manusia saat tertidur benar-benar baik untuk diisisi, karena saat terlelap otak anda bakal istrahat keseluruhan serta menaruh hafalan itu dengan baik.

Jangan Segera Menghafal 
Menghafal segera pelajaran yang telah dicatat pasti bukan hanya cara yang paling baik. Coba di baca berkali-kali dahulu, hingga kata untuk kata mulai menempel di Otak adik-adik kemudian awalilah menghafal. Jenis ini bakal meperkenalkan ke Otak kita kalimat yang bakal diserap hingga tak asing lagi baginya.

Selalu Ulangi 
Pengulangan yaitu cara yang paling ampuh dalam menguatkan ingatan. Bila anda telah hafal dengan baik maka sering-seringlah untuk mengulanginya.

Rajin Menjawab 
Umumnya seseorang guru bakal mengevaluasi evaluasi minggu tempo hari dengan ajukan pertanyaan pada semua siswa. disinilah anda menunjukkann hasil usaha keras anda. Bila gurunya sportif pasti adik-adik bakal dikasi bonus nilai penambahan.

Herlina Frasasti

Amalan Pelebur Dosa


Tumpukan dosa yang menggumpal bukan berarti tak bisa dihapus. Beragam kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas mampu meleburnya.


Kesalahan bisa dilakukan siapa saja. Tak terkecuali ahli ibadah sekalipun. Karenanya, orang yang terbaik bukan mereka yang tak pernah terjerembab dalam kekeliruan. Tapi, mereka yang selalu menyadari kesalahannya, lalu bertaubat. Dan tidak menunda walau sedetik pun.

“Langsung bertaubat dari dosa merupakan keharusan yang tak bisa ditunda-tunda. Jika taubat ditunda, ia akan memunculkan durhaka lain akibat penundaan itu,” kata Ibnu Qayyim al-Jauziyah.


Begitu pentingnya taubat karena ia adalah gerbang segala ampunan. Ia adalah wujud pengakuan hamba atas dosanya, dan jembatan pengakuan Allah bagi ampunan-Nya. Taubatlah yang menjadi kunci kebaikan untuk menghapus dosa kesalahan seorang hamba. Allah berfirman, “…Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih, maka kejahatan mereka diganti dengan kebaikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS Furqan: 70).



Setelah gerbang ampunan terbuka, ibadah berikutnya yang bisa melebur dosa adalah sedekah, baik yang dilakukan dengan terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi. Allah berfirman, “Jika kamu menampakkan

sedekah(mu) maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagi kamu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS

al-Baqarah: 271).



Rasulullah saw bersabda, “…sedekah itu mematikan (melebur) kesalahan dan takwa itu membunuh kesalahan seperti air memadamkan api,” (HR Thabrani).


Sedekah berasal dari kata shadaqa yang berarti benar. Orang yang suka bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya. Menurut terminologi syariah, pengertian sedekah sama dengan pengertian infak, baik hukum maupun ketentuan-ketentuan umum lainnya. Hanya saja, jika infak cenderung berkaitan dengan materi, sedekah memiliki arti lebih luas, menyangkut juga hal yang bersifat non-materi. Hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Dzar, Rasulullah saw menyatakan bahwa jika tidak mampu bersedekah dengan harta, maka membaca tasbih, membaca takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami-istri, atau melakukan kegiatan amar ma’ruf nahi mungkar juga sedekah. Dalam hadits lain yang juga diriwayatkan Muslim, Rasulullah saw menyebutkan bahwa tersenyum kepada saudara yang lain, itu sedekah.


Lebih luas lagi, kata sedekah yang terdapat dalam al-Qur’an, sebagian dimaksudkan zakat (QS at-Taubah: 60 dan 103). Hanya saja, walaupun seseorang telah berzakat tetapi masih memiliki kelebihan harta, ia sangat dianjurkan untuk berinfak dan bersedekah. Berinfak adalah ciri utama orang yang bertakwa (QS al-Baqarah: 3), ciri Mukmin yang sungguh-sungguh imannya (QS al-Anfal: 3-4), ciri Mukmin yang mengharapkan keuntungan abadi (QS Faathir: 29). Berinfak akan melipatgandakan pahala di sisi Allah SWT (QS al-Baqarah: 262).

Sebaliknya, tidak mau berinfak sama dengan menjatuhkan diri pada kebinasaan (QS al-Baqarah: 195).


Di antara keutamaan zakat adalah, termasuk indikator tingginya keimanan seseorang, mengundang pertolongan dan rahmat Allah SWT (QS al-Hajj:

40-41 dan QS at-Taubah: 71), membersihkan harta (QS at-Taubah: 103), mengembangkan harta (QS ar-Ruum: 39), dan mendistribusikan harta sehingga lenyap jurang antara kaya dan miskin (QS al-Hasyr: 7).

Ibadah lainnya yang masih berkaitan langsung dengan harta dan pahalanya mampu melebur dosa adalah jihad. Jihad di jalan Allah yang dilakukan dengan ikhlas bisa melebur dosa. Baik yang dilakukan dengan harta maupun jiwa. Allah berfirman, “…(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan ke dalam surga…” (QS ash-Shaff: 11-12).



Karenanya, para sahabat Rasulullah saw selalu berlomba menyambut seruan jihad. Kendati mereka sudah menginfakkan harta, tapi itu tak membuat mereka puas untuk tidak ikut berjuang di jalan Allah. Bagi mereka, syahid di jalan Allah adalah kunci utama untuk mendapatkan ampunan Allah. Dari Abu Hurairah Rasulullah saw bersabda, “Orang yang mati syahid akan diampuni dosanya pada percikan darah yang pertama, dan akan dikawinkan dengan dua bidadari dan akan memberi syafaat tujuh puluh dari anggota keluarganya…,” (HR Thabrani).



Untuk itu, niat berjihad harus selalu ada dalam benak kaum Muslimin.

Namun, bagi mereka yang tidak sempat berjihad bukan berarti pintu melebur dosa tertutup. Ibadah sehari-hari yang kita lakukan dengan ikhlas dan sesuai tuntutan Rasulullah saw, juga bisa menghapus dosa.

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, maka dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni. Sedangkan shalatnya, jalannya menuju masjid adalah amalan tambahan,” (HR Muslim dan Nasai).

Dalam hadits yang diriwayatkan Thabrani dan Ibnu Hibban dalam Shahih-nya, Abdullah bin Umar berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang pergi ke masjid (untuk shalat) berjamaah, maka satu langkah bisa menghapus kesalahannya, dan satu langkah (yang lain) ditulis sebagai kebaikan (untuknya) selama pergi dan pulang.”


Begitu juga dengan ibadah-ibadah lainnya. Shalat merupakan kaffarah

(penebus) atas dosa dan kesalahan seorang hamba. Perumpamaan orang yang melakukan shalat lima waktu sehari semalam ibarat orang yang di depan rumahnya mengalir sungai dan ia mandi lima kali sehari. Tak akan ada kotoran yang tersisa. “Begitulah perumpamaan shalat lima waktu. Dengan shalat itu Allah akan melebur kesalahan-kesalahan (hamba-Nya),” ujar Rasulullah saw seperti diriwayatkan Bukhari dan Muslim.


Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Muslim dan Tirmidzi bahwa Rasulullah saw menegaskan, “Shalat lima waktu, shalat Jum’at menuju Jum’at berikutnya adalah pelebur dosa di antara mereka, selama dosa-dosa besar tidak dilanggar.”


Ibadah puasa yang dilakukan dengan penuh keimanan dan hanya mengharap ridha Allah, bisa melebur dosa. “Barangsiapa puasa Ramadhan dengan iman dan ikhlas (mencari pahala karena Allah) maka diampunilah dosanya yang sudah lewat,” (HR Bukhari Muslim).


Apalagi jika puasa Ramadhan diikuti dengan puasa Syawal enam hari setelahnya. “Barangsiapa yang puasa Ramadhan dan mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti pada hari ia dilahirkan ibunya,” demikian sabda Rasulullah saw seperti yang diriwayatkan Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath-nya.

Puasa ayyamul bidh (tiga hari setiap pertengahan bulan hijriyah) juga bisa menjadi pelebur dosa. Dalam Mu’jam al-Kabir-nya Thabrani meriwayatkan, dari Maimunah binti Sa’ad bahwa Rasulullah saw bersabda, “Dari setiap bulan tiga hari, barangsiapa yang mampu melaksanakannya maka (pahala) setiap harinya bisa melebur sepuluh kali kesalahan dan dia bersih dari dosa seperti air membersihkan pakaian.”

Kalau ibadah harian (seperti shalat), bulanan (seperti puasa sunnah), atau tahunan (seperti puasa Ramadhan) mampu melebur dosa, begitu juga dengan ibadah haji yang diwajibkan sekali seumur hidup bagi yang mampu.

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang melaksanakan haji, lalu tidak berbicara kotor dan tidak fasik, dia akan kembali (diampuni) dari dosanya sebagai mana ia dilahirkan ibunya,” (HR Bukhari Muslim).


Begitulah kesempurnaan Islam dan keutamaan umat Nabi Muhammad.

Hari-harinya penuh dengan pahala yang mampu melebur dosa kesalahannya.

Bahkan, pelebur dosa itu kadang bukan datang dari ibadah mahdhah yang kita lakukan. Musibah yang dihadapi dengan tabah dan sabar juga mampu mendatangkan ampunan Allah. “Tidaklah menimpa seorang Mukmin suatu kepayahan dan tidak pula penyakit yang langgeng, tidak pula duka cita, dan tidak pula kesusahan, tidak pula penyakit dan tidak pula kesedihan sampai duri yang mengenai dirinya kecuali Allah akan mengampuni kesalahannya dengan musibah itu,” (HR Bukhari Muslim).


Muamalah sesama manusia yang dilakukan dengan akhlak yang baik juga mampu mengikis tumpukan dosa. “Akhlak yang baik bisa menghancurkan kesalahan-kesalahan sebagaimana matahari mencairkan es,” (HR Thabrani dan Baihaqi). Dalam hadits yang diriwayatkan Ahmad dan Tirmidzi, Nabi kembali menegaskan, “Tak ada dua orang Islam yang saling bertemu, lalu keduanya saling berjabat tangan kecuali Allah akan mengampuni keduanya sebelum berpisah.”


Subhanallah. Betapa mulia Islam. Tak ada tindakan umatnya yang sia-sia jika dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah saw. Desah napas kebaikan yang kita hembuskan semua bernilai pahala. Ibadah-ibadah ringan yang selama ini sering kita anggap remeh nyatanya mampu menjadi godam palu yang bisa melebur bongkahan dosa.

sumber: http://pustaka.islamnet.web.id/Bahtsul_Masaail/Khutbah%20dan%20Ceramah/Amalan%20Pelebur%20Dosa.htm

---

Retno 


Surah Al-Insyrah


Adapun isi / kandungan surat ini secara garis besar adalah :

  1. Allah telah melapangkan dada Nabi Muhammad Saw dengan cara  membersihkan jiwanya dari segala macam perasaan cemas dan gelisah ketika menghadapi kaumnya yang tidak mau menerima kebenaran. Allah menjadikannya selalu tenang dan percaya akan pertolongan dan bantuan Allah kepadanya. Dan mampu menyelesaikan semua tugas kerasulannya dengan baik.
  2. Orang yang lapang dada adalah orang yang besar dan kuat cita-citanya, seberapa berat beban yang dipikulnya maka beban tersebut dianggap enteng.
  3. Allah Allah telah meringankan beban yang dipikulkan Nabi Muhammad SAW dalam menunaikan penyebaran risalah-Nya sehingga dengan mudah ia dapat menyampaikannya kepada manusia, dengan jiwa yang tenteram menghadapi tantangan musuh-musuhnya walaupun kadang-kadang tantangan itu membahayakan dirinya.
  4. Allah telah mengangkat derajat Nabi Muhammad Saw, meninggikan kedudukannya dan memperbesar pengaruhnya, hal ini diantaranya nama nabi Muhammad saw diikutkan dalam nama Allah seperti dalam dua kalimah syahadat, adzan, iqomah, dan sebagainya.
  5. Setiap kesulitan yang dihadapi dalam menuntut sesuatu diinginkan jika dihadapi dengan sabar, tidak mengeluh dan disertai tekad yang sungguh-sungguh serta tawakal kepada Allah, maka Allah akan memberikan kelapangan dan jalan keluar dari kesulitan yang dihadapi.
  6. Dalam kehidupan sehari-hari kita harus bekerja keras, dilarang bermalas-malasan. Bila telah selesai mengerjakan suatu pekerjaan maka haruslah mengerjakan pekerjaan yang lain, dan tidak suka menunda-nunda suatu pekerjaan.
  7. Hanya kepada Allah saja kita berharap atas keberhasilan dari setiap usaha dan cita-cita. Jangan mengharapkan kepada siapapun dalam hasil usahanya selain berharap kepada Allah karena Dialah yang sebenarnya yang dituju dalam amal ibadat. dan pada-Nyalah tempat merendahkan diri.



    Herlina Frasasti




Motivasi




1.Terkadang kejujuran itu sulit untuk diungkapkan, namun walaupun sulit dan sakit untuk diungkapkan kita harus tetap jujur untuk mengakui suatu hal apapun. Karena kejujuran memiliki nilai tinggi di hadapan Tuhan maupun di hadapan orang sekalipun, dan kejujuran juga lebih baik dari pada kebohongan.
Maka dari itu berkata jujur walaupun menyakitkan tetapi itu bisa bermakna besar bagi kita sendiri dan orang lain.
2. Kebanyakan orang melihat seseorang dari penampilan luar nya saja tanpa melihat  seperti apa penampilan dalam seseorang tersebut. Sesungguhnya melihat penampilan dan kerapian seseorang sebaiknya dari dalam untuk mengetahui bagaimana sifat dan tingkah laku orang tersebut.
3. Yakin, percaya diri, semangt dan kerja keras kunci dari kesuksesan .Tentunya dengan kemauan yang tinggi dari diri kita sendiri,  maka dari itu tanamkan kunci kesuksesan dalam diri kita sendiri untuk meraih dan mencapai kesuksesan dan cita-cita yang kita inginkan.


Hendra Jaya

Pidato (Masalah Remaja)



Pergaulan bebas sering dikonotasikan dengan sesuatu yang negatif seperti seks bebas, narkoba, kehidupan malam, dan lain-lain. Memang istilah ini  diadaptasi dari budaya barat dimana orang bebas untuk melakukan hal-hal diatas tanpa takut menyalahi norma-norma yang ada dalam masyarakat. Berbeda dengan budaya timur yang menganggap semua itu adalah hal tabu sehingga sering kali kita mendengar ungkapan “jauhi pergaulan bebas”.

             Pada masa kini, penyimpangan dan masalah seksual, khusus di kalangan remaja semakin membimbangkan. Pergeseran kefahaman seperti dosa masing-masing tanggung, kubur masing masing jaga, membuatkan masalah dosa dan zina sesuatu yang mula dipandang remeh. Penyimpangan seks, iaitu zina sesuatu yang amat keji dan mesti dihindari setiap Muslim sebagaimana firman Allah yang bermaksud: "...dan janganlah kamu mendekati zina sesungguhnya zina itu perbuatan yang sangat keji dan satu jalan yang sangat buruk." Alam remaja adalah alam yang sangat mencabar sehingga disebut nabi dalam satu senarai orang kenamaan akhirat adalah remaja yang terselamat dan menyelamatkan diri daripada zina

Faktor-faktor

Banyak sebab pergaulan bebas  jadi begitu merebak :


1.           Tahap Iman yang lemah

Kebanyakan remaja yang terlibat dalam pergaulan bebas mempunyai kelemahan iman, ketandusan ilmu dan kurangnya penghayatan agama mendorong seseorang itu dikuasai nafsu daripada menggunakan akal fikiran yang waras. Tahap iman manusia hidup dalam jiwanya yang lemah dan kosong. Manusia yang lemah tidak takut dan gentar akan hari pembalasan di akhirat kelak. Akibatnya, mereka tidak dapat membedakan kebaikan dan keburukan dan antara kebenaran dan kebatilan.


2.          Dunia Cinta Remaja

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimKDYzX52FXxd2YlQrzrAPcGVBa8IgM7GIDv7JhnFE0goGPmG8A5e9oPZVJl3LDe7ToJI75GhzLnyEWTgD4XYSw5-h1Mj17hps8IMIFmp8uTBlvynspw673PQLN0jUOlnmOMDU8-Ryktsy/s200/wedding-ring-heart-shadow.jpg

Di zaman moden ini, pergaulan bebas antara lelaki dan perempuan yang bukan mahram telah dilihat sebagai satu kemajuan dalam pembentukan masyarakat yang lebih maju tetapi bukan sebagai pelanggaran perintah Allah SWT. Meman lumrah, perasaan ingin
berpasangan semakin memuncak ketika berada di alam remaja. Tetapi sekiranya perasaan ini tidak dikawal, sudah tentu ini akan menimbulkan gejala - gejala sosial seperti pergaulan bebas, anak luar nikah, zina dan sebagainya.

3.          Pengaruh Media Massa dan pendedahan bahan lucah

Internet sememangnya mengubah pemikiran manusia di seluruh dunia. Internet menjadi sangat berpengaruh dalam kalangan remaja berbanding dengan media yang lain. Ini adalah disebabkan oleh sifatnya yang dapat menerobos sempadan negara iaitu sukar disekat, ditapis dan dihalang. Selain itu, bahan-bahan lucah dapat memasuki negara dengan mudah. Rancangan-rancangan yang disiarkan di televisyan memaparkan adengan-adengan seks. Media cetak seperti majalah-majalah berbentuk hiburan juga memberi kesan negatif. Banyak majalah memaparkan gambar-gambar artis barat dan kelakuan dan gaya mereka.

Kesan-kesan

Pergaulan di antara lelaki dan perempuan yang tidak terkawal akan mendatangkan banyak kesan buruk kepada masyarakat. Contoh yang jelas dapat dilihat dalam masyarakat barat yang rata-rata mengamalkan pergaulan bebas. Sungguhpun dari aspek kebendaan mereka agak terkehadapan, namun dari aspek kerohanian dan akhlak mereka jauh ketinggalan di belakang.

Annisa Sofiatun N


Sejarah Musik Zaman Kuno

Budaya Barat berakar dari kebudayaan Yunani dan Romawi. Plato dan Aristoteles adalah dua tokoh utama yang memberikan dasar filosofi barat.  Seni sastra Eropa berasal dari tradisi Yunani Kuno dan tradisi Latin (Romawi). Musik barat juga memiliki akar yang sama, walaupun mungkin tidak sejelas bidang-bidang lain seperti seni rupa, seni sastra, sejarah, filosofi dan pemerintahan. Ada banyak contoh kebudayaan dari masa Yunani dan Romawi kuno seperti misalnya karya sastra, arsitektur, seni rupa dan patung-patung kuno. Namun contoh musik dari masa tersebut amatlah jarang, hanya beberapa fragmen dari musik Yunani kuno yang kita miliki saat ini. Kita sama sekali tidak memiliki petunjuk jelas mengenai musik Romawi tetapi kita tetap dapat mengetahui melalui sumber-sumber tertulis bahwa musik memegang peranan penting di dalam kehidupan bangsa Romawi.            Ada begitu banyak teori musik. Akar dari teori musik ini adalah teori musik kuno. Dari teori musik kuno ini, kita mengenal teori dari masa abad pertengahan yang pada akhirnya merupakan bagian dari sistem filosofi yang berlaku. Untuk dapat mengerti musik abad pertengahan kita harus mengerti dulu mengenai perkembangan musik pada zaman kuno tersebut. 1.     Musik Yahudi dan Yunani Kuno (675 SM – Awal Masehi)
Dari masa prasejarah hingga kini, musik dipercayai memiliki kekuatan tertentu. Dalam tradisi Yunani kuno, musik berasal dari para dewa. Merekalah yangmenciptakan musik dan mereka juga yang memainkannya. Musik dianggap dapat menyembuhkan penyakit, memurnikan jiwa dan raga serta memiliki kekuatan ajaib di alam ini.Musik memegang peranan penting dalam upacara keagamaan seperti misalnya dalam kultus Apolo (dengan instrument lira) atau kultus Dyonisius (dengan instrument aulos). Lira dan kithara adalah instrument petik yang memiliki 5-7 senar. Aulos adalah alat musik tiup yang terdiri dari satu atau dua lidah (reed). Bangsa Yahudi dan Yunani dikenal sebagai peletak dasar seni Barat. Beberapa hal penting yang perlu dicatat mengenai kontribusi musik Yahudi dan Yunani Kuno adalah sebagai berikut:a.     Dua jenis musik ini terdiri atas dua tetrachord yang membentuk sebuah tangga nada diatonis dalam satu oktaf (dicetuskan oleh Pythagoras)
b.     Menggunakan gaya bernyanyi silabis (satu nada setiap suku kata seperti pada umumnya musik Nusantara)
c.      Pada dua jenis musik ini, puisi dan tari saling erat dan menyatu dengan musik dan menyatu sebagai bentuk etis-religius
d.     Dua jenis musik ini mempunyai gaya melismatis (satu suku kata dengan menggunakan banyak nada)
e.     Tangga nada dengan sistem modus yang digunakan pada musik Abad Pertengahan dan Renaissance
Bagi bangsa Yunani, musik berfungsi untuk mengiringi perang, mengiringi upacara – upacara ritual kerajaan, mengiringi kegiatan – kegiatan kerajaan (upacara-upacara), dan mengiringi pertunjukkan - pertunjukkan (hiburan, drama, lomba olahraga, dan pertarung-an gladiator)Tokoh – Tokoh Musik dari Yunani:Aristoxenos, Saphokles, Aeskhykus, Pythagoras.2.     Musik Abad Pertengahan (Abad ke-5 hingga abad ke-16)
Abad pertengahan adalah zaman setelah berakhirnya Kerajaan Romawi, munculnya pengaruh keagamaan (gereja) yang sangat kuat di masyarakat, serta ditandainya perkembangan ilmu pengetahuan yang cukup  pesat.Ciri - Ciri Musik Abad Pertengahan:a.            Sebagian besar musik diciptakan untuk mengiringi kegiatan- kegiatan gereja
b.           Terjadi perubahan dalam musik, dari musik satu suara (monofonik), berkembang menjadi musik yang terdiri atas beberapa suara (Polifonik)
c.            Jenis musiknya meliputi musik vokal yang terdiri atas lagu gregorian serta lagu-lagu misa. Musik gregorian berasal dari Yahudi dengan puncak penggunaannya pada upaca-upacara misa 
d.           Pada era ini ditemukan penggunaan garis paranada, tanda kunci F dan C sera ditemukannya sistem solmisasi do, re, mi, fa, so, la, si oleh seorang musisi sekaligus birawan, yaitu Guido d’Arezzo  Pada saat itu hampir seluruh karya musik hanya berbentuk melodi yang dinyanyikan dengan suara manusia sehingga zaman ini disebut zaman musik vokal. Gereja menolak alat-alat musik dalam peribadatan karena dianggap mengganggu suasana beribadat.Ketika Paus Gregorius I menjabat pimpinan gereja, mulailah diadakan reorganisasi liturgi Katholik dan dimulailah penggunaan musik gregorian sebagai musik resmi gereja Katholik. Bentuk musik gregorian berupa melodi yang dinyanyikan tanpa iringan musik sehingga tekstur lagu-lagu Gregorian lebih bersifat sakral dan hanya dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dalam ibadah keagamaan. Lagu-lagu Gregorian mampu menimbulkan suasana tenang, mampu mewakili suara gereja yang sebenarnya. Ritme lagu-lagu Gregorian sangat fleksibel, hampir tidak ada tekanan. Kebebasan ritme yang dikembangkan oleh musik Gregorian menjadikan musik Gregorian mengambang dan hanya mengandalkan improvisasi.Pada abad ini, selain berkembang musik-musik gereja ataupun lagu-lagu gregorian, juga berkembang musik keduniawan. Musik keduniawan adalah musik yang bertemakan tentang percintaan, pesta rakyat, kerajaan, dan pengiring tari ataupun drama (selain musik gereja).
Tokoh Musik Abad Pertengahan:Hans Sachs (1494-1576), Adam de la Halle (1240-1287), Guillame de Poitiers (1071-112), Wather con der Vogel Weide (1170-1230), Paus Gregorius I (592-604).



sumber: internet & buku Seni Musik utk SMP kelas IX

---------
Retno Purwaningsih
IX-E (19)

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Translate

Popular Posts